Review Abrakadabra Art BnB Yogyakarta

Salah satu hal yang paling saya tunggu-tunggu dalam merencanakan liburan adalah memilih penginapan. Di Yogyakarta saya menginap di Abrakadabra Art BnB. Penginapan unik dan artistik dengan harga terjangkau.

Dalam rangka short escape setelah menghadiri pernikahan teman di Purworejo, saya memutuskan bermalam di Yogyakarta sebelum kembali ke Jakarta naik pesawat. Dari Purworejo, saya naik kereta Paramex (Prambanan Express) dengan tiket Rp8.000 dan jarak tempuh satu jam saja.

Menurut saya, setelah Bali, Yogyakarta berada di urutan kedua sebagai kota yang menyediakan tempat menginap lucu-lucu dan terjangkau. Meski kalau dari segi harga kayaknya lebih murah-murah di Bali.

Awalnya pengen nyobain menginap di Adhistana Hotel Yogyakarta karena reviewnya udah berseliweran di blog orang-orang. Tapi kemudian kepincut sama Abrakadabra Art BnB yang punya kamar tematik dengan kamar mandi outdoor. Apalagi setelah lihat reviewnya di Net Tv.

IMG_20180415_100603
Abrakadabra Art BnB Yogyakarta dari depan

Penginapan yang punya tagline ‘Magic becomes art when it has nothing to hide‘ ini punya empat kamar tematik yaitu Jungle, Beach, Graffiti, dan Junkyard. Selain itu, tersedia jugs kamar asrama (dorm) untuk perempuan maupun campuran. Sementara pilihan saya sendiri adalah private room Jungle dengan suasana hutan.

Yang paling saya suka dari kamar Jungle adalah kamar mandi outdoor-nya yang luas dan alami. Tanamannya rimbun, benar-benar mengesankan suasana hutan dengan air pancuran yang muncul begitu saja dari dinding :D. Lengkap dengan tanaman akar seribu ala hutan hujan.

Abrakadabra Art BnB nggak menyediakan air panas dan AC karena punya misi melestarikan lingkungan. Berhubung saya orangnya gampang kegerahan, ga ada air panas bukan masalah. Meski Yogyakarta itu puanas, menginap di sini berasa adem kok. Habisnya sekeliling bangunan ditumbuhi tanaman hias yang cantik-cantik. Mulai dari akar seribu, si janda bolong, sirih gading, sampai pohon anggur semua ada. Selain itu hostel ini juga punya kolam renang dan common room yang artistik.

IMG_20180415_124755

IMG_20180415_123614

Buat kamu pecinta kucing, siap-siap ketemu dua ekor kucing lucu beserta anak mereka yang unyil. Foto-foto keunyuan mereka bisa dilihat di Instagram Abrakadabra.

Staffnya yang bernama Mas Asep (dan saya pun bertanya mengapa nama sesunda ini bisa nyasar di Jogja), hapal loh nama-nama tanaman di sana. Sungguh memanjakan saya sebagai newbie plant lover (baca: mamak-mamak pecinta tanaman). Mas Asep juga cerita tentang Adam Levine yang pernah menginap di sini dengan muka lempeng. “Ya biasa aja gitu mbak, orang dia bayarnya aja sama kaya tamu yang lain. Buat kami sih semua tamu itu spesial.” Setelah saya cek di IG-nya, beneran ada wawancara Adam Levine sih, KW-annya tapi :)).

IMG_20180415_124401

IMG_20180415_124355

Asri banget kan? 😍

Untuk menginap di sini, kamu cukup mengeluarkan Rp60.000-an untuk kamar asrama campuran, Rp70.000-an untuk kamar asrama perempuan, dan Rp200.000-an untuk kamar tematik. Saya sendiri membayar Rp250.000 karena menginap di akhir pekan, sudah termasuk sarapan. Menu sarapan yang disajikan ala Indonesia dan berganti-ganti setiap harinya. Misalnya nasi kuning, pecel, dan lain-lain yang dibeli oleh pihak penginapan dari warga sekitar.

Lokasi Abrakadabra Art BnB cukup strategis walapun bukan di daerah Malioboro. Letaknya di area perumahan Mantrijeron. Daerah Malioboro dan sekitarnya bisa ditempuh kurang lebih 10 menit saja naik motor. Untuk menuju Abrakadabra, saya naik becak motor dengan biaya Rp30.000 dari stasiun Tugu. Mungkin kalau naik ojek/taksi online bisa lebih murah, tapi sesekali nggak ada salahnya kan berbagi rezeki sama tukang becak. Ditambah ada semacam bahagia naik becak mengelilingi Jogja berdua dengan suami :)).

Oh ya, kalau memutuskan untuk menginap di kamar asrama, tolong patuhi aturannya ya. Kebetulan waktu saya menginap, ada gerombolan dedek-dedek SMA berjumlah sembilan orang yang berisik luar biasa. Banting pintu pas nutup kamar, cekakak-cekikik di kamar asrama (yang di dalamnya mungkin ada tamu lain yang pengen istirahat), dan masih haha-hihi di atas jam 11 malam. Saya yang kamarnya jauh dari mereka aja ngerasa keganggu :(.

Balik lagi ke topik, Abrakadbra Art BnB sangat worth to stay. Apalagi kalau kamu pecinta tanaman, penyuka seni, dan pengen nginap di tempat yang unik, artistik, dan instagrammable.

Pros:

  • Lucu, unik, asri, alami, dan kamar mandinya besaaar.
  • Staffnya asyik.
  • Bersih.
  • Ada kucing-kucing lucu 😻

Conts:

  • Lantai kamar Jungle warnanya hitam, kesannya malah bikin kamar lembap.
  • Kamar Jungle agak kecil. Kayaknya sama besar deh sama kamar mandinya.
  • Untuk yang nggak tahan panas, mungkin akan merasa gerah karena hanya ada kipas angin.
  • Karena ini penginapan kecil, siap-siap denger suara berisik dari tamu lain meski tidur di private room.
  • Untuk yang lebih senang menginap di Jl. Dagen atau sekitaran Malioboro lainnya, kamu butuh sewa motor/naik becak/ojek/taksi online untuk mencapai pusat kota.

(Baca juga: Review Wonderloft Hostel Kota Tua Jakarta)

Apakah saya akan menginap di sini lagi kalau ke Yogya? Jawabannya adalah IYA! Setelah mondar-mandir di situs perbookingan, sepertinya memang Abrakadabra yang punya konsep paling unik di Yogya.

Tips dari saya, booking dari Air BnB atau Booking.com dari jauh-jauh hari supaya dapat harga Rp216.000 untuk private room. Happy holiday!

Abrakadabra Art BnB Yogyakarta
Adress: Suryodiningratan, Mantrijeron, Yogyakarta City, Special Region of Yogyakarta 5514
WhatsApp: +6285727926925
Instagram: @abrakadabraartbnb

Advertisements

2 thoughts on “Review Abrakadabra Art BnB Yogyakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s