Vaksin Pranikah di Bogor dan Biayanya

Menjelang hari H, banyak pengantin yang lebih fokus sama persiapan acara, sampai lupa kalau ada hal lain yang nggak kalah penting yaitu vaksin!

Kenapa vaksin pranikah penting untuk calon pengantin terutama perempuan? Karena jika ibu hamil terserang penyakit yang disebabkan virus atau kuman, janin di dalam perut ibu bisa terancam jiwanya, sehingga pencegahan lebih baik dilakukan sebelum menikah.

Contohnya nih, perempuan yang sudah pernah berhubungan seksual lebih rentan terhadap kanker serviks. Makanya pemerintah memberikan vaksin HPV kepada murid SD dengan mempertimbangkan murid SD belum aktif secara seksual. Selain HPV, ada vaksin tetanus yang dijadikan salah satu syarat pemberkasan oleh KUA.

Jangan cuma foto prewed, vaksin premarital juga nggak kalah penting. Yuk kita bahas satu-satu soal vaksin pranikah.

Vaksin HPV (Kanker Serviks) 

Ada dua jenis vaksin HPV, yakni Gardasil dan Cervarix. Dua-duanya sama-sama efektif mencegah kanker serviks. Cervarix dapat mencegah infeksi HPV-16 dan HPV-18 penyebab kanker serviks. Sedangkan Gardasil mencegah kanker serviks yang disebabkan oleh HPV-16, HPV-18, serta kutil kelamin yang disebabkan oleh HPV-6 dan HPV-11. Singkatnya, Gardasil memberikan perlindungan yang lebih lengkap.

Karena lebih lengkap, harganya pun jauh lebih mahal. Harga vaksin HPV Gardasil yakni Rp900.000/suntik (Rp2,7 juta untuk dosis lengkap). Sedangkan vaksin HPV Cervarix dihargai Rp700.000/suntik (Rp2,1 juta untuk dosis lengkap).

Pemberiannya pun ada aturannya. Vaksin HPV diberikan secara tiga dosis dalam jangka waktu enam bulan. Cervariks diberikan pada bulan ke 0,1, dan 6 bulan. Vaksin Gardasil diberikan pada bulan 0,2, dan 6 bulan.

Nah calon pengantin yang hari H-nya masih jauh, segera deh vaksinasi diri kamu. Saya sendiri melakukan vaksin HPV tujuh bulan sebelum pernikahan sehingga bisa mengkombinasikan dengan vaksin lainnya. Kenapa harus dari jauh-jauh hari? Dokter yang memvaksinasi saya menyarankan agar memberikan satu bulan jeda sebelum hari H pernikahan, karena kalau kebutu hamil, vaksinnya jadi nggak efektif dan harus mulai dari awal lagi.

vaksin pranikah

Q: Saya ingin vaksin HPV tapi belum ketemu jodohnya. Apa boleh?

A: Boleh banget. Biar pas ketemu jodoh bisa langsung nikah :p

Q: Saya sudah menikah, apa masih boleh mendapatkan vaksin HPV?

A: Tetap boleh dan justru jangan ditunda. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Tapi dokter akan menyarankan untuk dilakukan papsmear atau tes IVA untuk mengetahui ada tidaknya kelainan di leher rahim. Kalau terdeteksi kelainan, harus diobati dulu sampai sembuh. Kalau tidak ada, vaksinasi bisa langsung dilakukan.

Q: Mahal banget ya harganya?

A: Saya pikir juga gitu 😭*cry*. Tapi lebih baik mencegah daripada mengobati bukan? Vaksin HPV terbukti mencegah risiko kanker serviks sampai 90%. Better safe than sorry.

Biaya yang dikeluarkan: Rp2.250.000 untuk 3x vaksin HPV Gardasil. Kok murah? Karena saya dapat promo dari Rumah Vaksinasi Bogor 😀 Horeeee.

Rumah sakit swasta kaya Siloam dan Mayapada juga biasanya mengadakan promo vaksin HPV di momen seperti Hari Kartini atau hari Ibu. Follow aja twitternya biar nggak ketinggalan info 🙂

 

Vaksin Td (Tetanus-Difteri)

Tahun 80 sampai 90-an, angka kematian ibu dan bayi karena tetanus cukup tinggi. Wajar aja, karena saat itu kan masih banyak para suami yang cari nafkah di alam bebas. Mungkin mereka pernah ketusuk paku atau besi dan dibiarin aja. Nah si kumannya ini berpindah ke istrinya melalui hubungan seksual dan otomatis membahayakan janin. Atau bisa juga terkena karena alat kedokteran yang digunakan tidak steril.

Untuk mencegah tetanus dibutuhkan vaksin TT (Tetanus-Toxoid) atau vaksin Td (Tetanus-Difteri). Nah karena Indonesia sedang darurat wabah difteri di bulan Desember 2017, maka saya mengambil jenis Td. Meskipun kata ibu saya, sewaktu bayi saya sudah mendapat vaksin difteri.

Biaya yang dikeluarkan: Rp200.000

vaksin pranikah
Source: Tirto.id

Vaksin Hepatitis B

Hepatitis B disebabkan oleh virus HBV yang dapat menyebabkan peradangan hati, sirosis, bahkan kanker hati. Virus ini tidak menyebar melalui makanan atau kontak biasa, tetapi melalui darah atau cairan tubuh dari penderita yang terinfeksi. Ibu hamil yang menderita hepatitis B berisiko melahirkan bayi prematur, bayi meninggal, hingga bisa berakibat kematian.

Sebelum mendapat vaksin hepatitis B, pasien diharuskan melakukan pengecekan darah HBsAg untuk mengetahui potensi tertular virus. Saya sendiri belum vaksin hepatitis tapi sudah mengecek HBsAg di Prodia. Alhamdulillah hasilnya negatif. Setelah berkonsultasi, vaksin hepatitis B bisa diberikan saat hamil.

Vaksin hepatitis B diberikan 3 kali pada bulan 0, 1, dan 6. Biayanya Rp225.000 per suntik atau Rp675.000 untuk 3 dosis.

Biaya yang dikeluarkan: Rp177.000 untuk tes HBsAg di Prodia.

 

Vaksin MR (Rubella)

Rubella atau campak Jerman adalah infeksi virus dengan gejala ruam merah pada kulit. Kalau menginfeksi ibu hamil, bayi yang dilahirkan bisa mengalami sindrom rubella kongenital, seperti tuli, katarak, penyakit jantung kongenital, kerusakan otak, organ hati, paru-paru, bahkan kematian. Serem banget kan?

Biaya yang dikeluarkan: Rp300.000

Sebenarnya sebelum divaksin ini itu, calon pengantin dianjurkan melakukan pre-marital check up menyeluruh  berupa pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar gula, kolesterol, hemoglobin, rhesus, dan lain-lain. Tapi saya sendiri nggak melakukan karena mahal sob 😦 *jangan ditiru*. Saya hanya berencana melakukan pemeriksaan kandungan dan payudara aja. Itu juga karena ada keluhan benjolan kecil :(. Doain baik-baik aja guys. 

Calon pengantin bisa melakukan vaksin di puskesmas (harga lebih murah tapi umunya hanya sedia vaksin TT), klinik vaksinasi (harga lebih murah dari rumah sakit), atau rumah sakit (harga lebih mahal). Tapi kalau hanya ingin vaksin TT saya sarankan di puskesmas aja karena biayanya cuma Rp20.000!

Saya mendapatkan seluruh vaksin pranikah di Rumah Vaksinasi Bogor. Rumah Vaksinasi ini punya cabang di 17 kota dan didirikan atas prakarsa dr. Piprim B. Yanuarso, SpA(K) yang prihatin akan mahalnya biaya vaksinasi di rumah sakit swasta. Biaya yang saya keluarkan sudah termasuk jasa tindakan dokter dan konsultasi. Kalau kamu memutuskan untuk vaksin di rumah sakit, tanyakan dulu karena biasanya harga belum termasuk jasa dokter.

Masih ragu dengan vaksin? Takut dengan efek samping vaksin? Atau termasuk golongan yang percaya kalau vaksin adalah konspirasi wahyudi? Semoga sih nggak ya 😂. Zaman makin modern, semoga pola pikir kita nggak kembali ke zaman batu. Tapi kalau masih ragu, bisa klik tulisan di sini untuk mencerahkan pikiran.

Tulisan ini bukan untuk promosi lembaga tertentu tapi murni karena ingin membagikan informasi pada calon pengantin. (Baca juga: Review Wonderloft Hostel Kota Tua Jakarta)

Ada pertanyaan? Atau masish kurang jelas? Silakan isi kolom komentar 😀

“Getting vaccinated not only helps to prevent you from getting sick but also can prevent you from spreading the virus to others.”

Rumah Vaksinasi Bogor
Address: Taman Yasmin Sektor VI Jl. Pinang Raya No. 32 Bogor. 
HP: 081213985580
BBM: 59DDD596
Facebook: Rumah Vaksinasi Bogor
Advertisements

6 thoughts on “Vaksin Pranikah di Bogor dan Biayanya

    1. Halo Laras, untuk pria dan wanita sebaiknya sih sama-sama mendapatkan vaksin yang sama ya (even for HPV). Tapi calonku sih ngga untuk HPV ini karena nggak merasa terlalu urgent.
      Tulisan di atas sudah aku tambahkan biaya untuk vaksin hepatitis B ya, jadi bisa dikalkulasikan sendiri. Ada juga dokter yang menyarankan untuk divaksin cacar (Varicella), tapi aku sih nggak vaksin yg ini. Vaksin cacar sendiri harganya Rp650.000. Semoga membantu 😊

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s