Review Wonderloft Hostel Kota Tua Jakarta

Di Indonesia, konsep hostel sepertinya semakin diterima. Lima tahun lalu, waktu saya mulai getol jalan-jalan, penginapan berkonsep hostel masih kalah dengan guest house dan home stay untuk kategori penginapan murah. Teman-teman saya banyak yang bingung ketika saya bilang mau menginap di hostel (pakai ‘S’) bukan hotel. Tapi sekarang, keberadaan hostel semakin menjamur di kota-kota tujuan wisata.

Suatu waktu, saya sedang jenuh dengan rutinitas pekerjaan tapi sayang menghabiskan jatah cuti. Akhirnya muncul ide menginap di hostel dengan harapan bisa merasakan suasana traveling di hari kerja.

Wonderloft Hostel jadi pilihan saya. Letaknya ada di jantung Kota Tua Jakarta. Untuk menuju ke kantor saya tinggal jalan kaki ke stasiun kota lalu naik kereta.

Untuk kelas penginapan di Jakarta, harganya termasuk murah. Apalagi hostelnya masih baru dan berkonsep kapsul sehingga privasi tetap terjaga. Nyari makan pun gampang karena saat malam banyak pedagang kaki lima di kisaran kota tua.

Saya booking lewat Agoda dengan harga Rp90.000/malam termasuk sarapan. Cukup suprised juga karena meskipun murah, hostel ini well decorated sekali. Fasilitasnya pun cukup oke. Seprainya putih, tebal, adem, sekelas hotel berbintang. Asyiknya, setiap kasur dapat dua bantal lembut dengan tingkat ketebalan yang berbeda :D. Sebuah solusi hakiki untuk saya yang biasa tidur pakai guling.

Wonderloft Hostel
Resepsionis

Lantai bawah terdiri dari resepsionis, ruang biliard, ruang makan, dapur, dan ruang TV. Sedangkan toilet, kamar mandi, kamar tidur, terletak di lantai atas.

Ruang TV dan arena billiard

Arena makan dan menu sarapan

Sarapan yang disediakan standar berupa roti beserta selai dan mentega, kopi, teh, serta sereal. Tapi kalau ingin susu, tamu diharuskan membayar.

Toilet dan kamar mandi untuk laki-laki dan perempuan terletak terpisah. Semuanya bersih meski cuma seukuran badan. Wonderloft hostel menyediakan toilet kering dan toilet basah. Mungkin untuk memudahkan turis bule nggak biasa cebok pakai air. Hehehe.

Kalau area kamar mandi didominasi warna kuning cerah, area kamar didominasi warna biru lembut. Setiap kamar dinamai dengan nama mpah-rempah khas Indonesia. Bawa bawaan banyak? Jangan khawatir, kamu bisa menyimpannya di loker yang terletak di belakang bantal.

Wonderloft Hostel Common Room

Yang paling instgrammable dari Wonderloft Hostel adalah ruang santai alias common room yang ada di lantai atas. Rasanya adem aja gitu gogoleran di lantai sambil senderan di bantal. Di sini kamu bisa kenalan dan ngobrol dengan traveler dari berbagai belahan dunia.

Pemandangan dari atas

Kalau menginap di sini, sempatkan untuk menikmati Es Kopi Tak Kie yang ada di Gg Gloria Glodok. Kedai kopi yang sudah ada sejak tahun 1927 ini hanya berjarak 10 menit berjalan kaki. Meskipun kamu bukan pencinta kopi, sangat sayang jika melewatkan kunjungan ke sini. Lokasi kedainya bisa kamu temukan di peta lucu yang disediakan pihak Wonderloft Hostel.

Peta Glodok dan Kota Tua

Pros:

  • Harga terjangkau
  • Bersih dan nyaman
  • Well decorated
  • Strategis
  • ‘Nempel’ dengan Indomaret. Jadi kalau butuh shampoo/sabun atau cemilan gampang

Conts:

  • Air keran asiiiin. Tapi ini memang karena faktor lokasi, bukan salah hostelnya. Bagusnya pihak hostel menyediakan air galon untuk kumur-kumur

 

Wonderloft Hostel

Address: Jalan Bank No.6, Pinangsia, Tamansari, RT.3/RW.6, Pinangsia, Tamansari, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11110
Phone: (021) 26072218
Advertisements

2 thoughts on “Review Wonderloft Hostel Kota Tua Jakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s